phone: +62 813 4833 4566
e-mail: bpk.haurgading@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Budi Daya Tanaman Sayuran. Tampilkan semua postingan

Rabu, April 30, 2014

CARA MUDAH UNTUK MENGETAHUI pH TANAH

Sebelum bercocok tanam agar tanaman kita menghasilkan produksi yang maksimal maka hal penting yang perlu kita ketahui adalah kecocokan tanaman yang akan kita budidayakan dengan kondisi tanah, salah satunya yaitu mengetahui keadaan pH tanah.
Unuk mengetahui pH tanah ada beberapa cara yang biasa digunakan yaitu dengan alat kertas lakmos dan pH meter, namun dikalangan petani tradisional hal itu sangat lah sulit untuk mendapatkan alat tersebut, namun kedua alat tersebut tergolong akurat untuk mengetahui keadaan pH tanah.
Berdasarkan kendala yang ada maka kami mencoba untuk berbagi bagaimana cara mudah untuk mengetahui keadaan pH tanah.

Langkah pertama siapkan 1 rimpang kunyit, kemudian kunyit tersebut dipatahkan atau dipotong menjadi dua, lalu benamkan kunyit tersebut kedalam tanah yang akan kita ukur pHnya, setelah 30-40 menit kunyit tadi kita ambil dan lihat hasilnya.
Lihat potongan kunyit yang berwarna kuning tadinya, apabila warna potongan kunyit tidak berubah (tetap seperti semula) maka keadaan pH tanah Netral, dan jika warna potongan kunyit berubah menjadi biru maka tanah tersebut Basa, namun bila warna potongan kunyit memudar maka tanah tersebut Asam.

Rabu, Desember 19, 2012

Budidaya Tomat di dalam Pot



I.       PENDAHULUAN

Buah tomat merupakan tanaman sayuran yang sangat di gemari dan mempunyai   gizi  yang sangat tinggi
Akhir-akhir ini masyarakat khususnya perkotaan  memanfaatkan  lahan  yang sempit atau pekarangan rumah menjadi lebih optimal. Yaitu dengan menanam tanaman  sayuran dalam pot yang ditata di pekarangan rumah

II.      PEDOMAN PENANAMAN SAYURAN TOMAT DALAM POT

1.    Seleksi Benih Tomat
Kriteria benih tomat yang bagus adalah:
a.    Tidak cacat/luka
b.    Sehat, tidak menunjukan adanya serangan hama/penyakit.
c.    Bersih dari kotoran
d.   Benih tidak keriput
2.      Penyemaian benih tomat.
Setelah proses penyeleksian terhadap benih tomat kemudian benih tomat didesinfektan dengan cara merendam benih tomat kedalam larutan fungisida, ini bertujuan agar mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit mati, setelah itu baru disemai di persemaian. Setelah benih tumbuh dan berumur  7 – 10 hari bibit dipindah ke dalam  kantong-kantong kecil kemudian dibiarkan selama 17-21 hari. Bibit siap dipindahkan kedalam pot.

3.      Persiapan Pot
Macam-macam pot yang dapat di gunakan  : Pot semen, pot kramik,  pot plastik,  atau pot tanah, polybag, kaleng – kaleng bekas. Pot-pot yang digunakan harus mempunyai  lubang bawah  sehingga air dapat keluar dengan mudah.

4.      Persiapan media tanam.
Media tanam yang digunakan  abu sekam bakar, pupuk kandang, tanah dengan berbandingan         2 : 1 : 1 . Semua media tanam di campur rata kemudian dimasukan kedalam pot.

5.      Penamaman
Setelah pot dan benih berumur 30 hari  maka dilakukan penanaman ke dalam pot/polybag.

6.      Pemeliharaan
Tanaman tomat yang sudah ditanam dalam pot diletakkan  ditempat yang teduh. Setelah tunas baru tumbuh maka pot dapat di pindahkan kepekarangan terbuka,  atau ditempat yang tidak kena cahaya matahari langsung. Penyiraman  dilakukan 2 x sehari pagi dan sore.   Untuk menjaga  tanaman tomat tumbuh tegak maka dipasang ajir/ tongkat.

7.      Pemupukan 
Karena tomat termasuk sayuran buah, setelah benih tumbuh menjadi bibit selain diberikan
pupuk N (Urea) tanaman  perlu diberikan pupuk P dan K untuk  merangsang  terjadinya  penbungaan dan buah

8.      Hama dan Penyakit
Hama
  • Ulat tanah, gejala yang timbul terpotongnya pangkal batang dan rebah. Pengendaliannya memberikan furadan 3 G pada  sekitar pangkal batang.
  • Ulat Grayak, gejalanya daun bercak-bercak putih dan berlubang pengendaliannya dengan musuh alami


Penyakit
Busuk Daun, gejalanya  daun bercak-bercak kondisi daun agak basah, lunak,  berwarna hijau kehitam-hitaman. Pengendalian dengan penyemprotan fungisida 

9.      Panen
Tanaman tomat dapat dipanen pada usia 60 -  100 hari setelah tanam

10.  Manfaat Buah Tomat
·      Membantu menurunkan resiko gangguan jantung.
·      Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.
·      Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.
·      Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration).
·      Mengurangi resiko radang usus buntu.
·      Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.
·      Menghilangkan jerawat.
·      Mengobati diare.
·      Meningkatkan jumlah sperma pada pria.
·      Memulihkan fungsi lever.
·      Mengatasi kegemukan.